Bagu, Lombok Tengah – Dalam upaya meningkatkan mutu penelitian, publikasi ilmiah, dan reputasi akademik perguruan tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) membentuk dan menguatkan Tim Journal Center berbasis Open Journal System (OJS) sebagai pusat pengelolaan seluruh jurnal ilmiah di lingkungan kampus.
Journal Center ini hadir sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan tata kelola jurnal secara profesional, transparan, dan terstandar, sekaligus mendorong peningkatan kualitas artikel, akreditasi jurnal, serta visibilitas publikasi pada level nasional maupun internasional. Melalui platform https://ejurnal.iaiqh.ac.id, seluruh proses penerbitan dilakukan secara digital, mulai dari submission, review, editing, hingga publikasi.
Pengelolaan Journal Center berada di bawah koordinasi Ketua LP2M, Sadip Indra Irawan Sayuti, M.Hum., yang menegaskan bahwa penguatan jurnal ilmiah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem riset kampus. “Jurnal menjadi wadah strategis bagi dosen dan peneliti untuk menyebarluaskan hasil penelitian, sehingga budaya akademik dan produktivitas ilmiah terus meningkat,” ujarnya.
Adapun susunan Tim Editor in Chief Jurnal LP2M IAI Qamarul Huda adalah sebagai berikut:
Tim Journal Center (Editor in Chief)
-
El-Huda – Wiranda Bayu Aditama, M.Pd.
-
At-Ta’dib – Ahmad Taufik Hidayat, M.Pd.
-
El-Qist – Nurlalela Hasanah, M.Pd.
-
Iyyaka-MI – Aenullael Mukarromah, M.Pd.
-
Jampi – Lukmanul Hakim, M.Pd.
-
Playground – Ahmad Sanusi, M.Pd.
-
Hold – Sutrisno Fibrianto, M.Pd.
-
PKM – M. Habiburrahman, M.Pd.
-
Equilibrium – Nauran Nisa, M.E.
-
At-Ta’bir – (dalam proses penetapan)
Setiap jurnal memiliki fokus kajian keilmuan yang berbeda, mencakup pendidikan, keislaman, sosial-humaniora, pengabdian kepada masyarakat, ekonomi, hingga kajian multidisipliner lainnya. Dengan pembagian peran editor yang jelas, diharapkan proses editorial menjadi lebih efektif, profesional, serta memenuhi standar etika publikasi ilmiah.
LP2M berharap keberadaan Journal Center ini dapat mendorong peningkatan akreditasi jurnal, memperluas jejaring kolaborasi penulis dan reviewer, serta menjadikan IAI Qamarul Huda sebagai pusat rujukan publikasi ilmiah di tingkat regional maupun nasional.